Live In di Biara

Bapa,
pernah ada satu masa
di mana hati ini terbuka
di mana hati ini merasa lega
di mana hati ini mampu tersenyum meski luka

Bapa,
pernah ada pengalaman
saat aku merasa tenang
saat aku merasa nyaman
saat aku merasakan kasih dalam dekapMu

Bapa,
pernah ada masa saat aku bangun pagi sekali tuk ikuti misa suci
aku duduk berdampingan dengan para mempelaiMu
lalu aku merasa dicintai 
oleh cintaMu yang nyata terasa meski tak tergenggam raga


....


Bapa,
aku mau katakan kalau saat ini rasanya hampa
hatiku jadi keras
bagai batu tak bisa dikikis air
bagai besi tak bisa ternoda karat
bagai kayu tak habis dibakar api

Aku keras.
Hatiku keras.
Hingga segala bisikanMu tak terdengar
SentuhanMu tak terasa
IndahMu tak terlihat

Bapa...
Aku ingin kembali ke masa
di mana aku sadar dunia ini hanyalah pijakan sementara
dan rumahMu adalah tujuan utama

Bapa...
Aku ingin kembali ke perasaan
saat aku dan teman-teman tiga hari dua malam di biara


Kamar Kost, 28 Juni 2015

Comments

Popular posts from this blog

Suara Kata

Jembatan Semu

Ragu