Live In di Biara
Bapa, pernah ada satu masa di mana hati ini terbuka di mana hati ini merasa lega di mana hati ini mampu tersenyum meski luka Bapa, pernah ada pengalaman saat aku merasa tenang saat aku merasa nyaman saat aku merasakan kasih dalam dekapMu Bapa, pernah ada masa saat aku bangun pagi sekali tuk ikuti misa suci aku duduk berdampingan dengan para mempelaiMu lalu aku merasa dicintai oleh cintaMu yang nyata terasa meski tak tergenggam raga .... Bapa, aku mau katakan kalau saat ini rasanya hampa hatiku jadi keras bagai batu tak bisa dikikis air bagai besi tak bisa ternoda karat bagai kayu tak habis dibakar api Aku keras. Hatiku keras. Hingga segala bisikanMu tak terdengar SentuhanMu tak terasa IndahMu tak terlihat Bapa... Aku ingin kembali ke masa di mana aku sadar dunia ini hanyalah pijakan sementara dan rumahMu adalah tujuan utama Bapa... Aku ingin kembali ke perasaan saat aku dan teman-teman tiga hari dua...