Posts

Showing posts from May, 2016

Live In di Biara

Bapa, pernah ada satu masa di mana hati ini terbuka di mana hati ini merasa lega di mana hati ini mampu tersenyum meski luka Bapa, pernah ada pengalaman saat aku merasa tenang saat aku merasa nyaman saat aku merasakan kasih dalam dekapMu Bapa, pernah ada masa saat aku bangun pagi sekali tuk ikuti misa suci aku duduk berdampingan dengan para mempelaiMu lalu aku merasa dicintai  oleh cintaMu yang nyata terasa meski tak tergenggam raga .... Bapa, aku mau katakan kalau saat ini rasanya hampa hatiku jadi keras bagai batu tak bisa dikikis air bagai besi tak bisa ternoda karat bagai kayu tak habis dibakar api Aku keras. Hatiku keras. Hingga segala bisikanMu tak terdengar SentuhanMu tak terasa IndahMu tak terlihat Bapa... Aku ingin kembali ke masa di mana aku sadar dunia ini hanyalah pijakan sementara dan rumahMu adalah tujuan utama Bapa... Aku ingin kembali ke perasaan saat aku dan teman-teman tiga hari dua...

Suara Kata

Bungkam saja rasa yang ada Hingga ia remuk dalam diam Halangi saja suara bersua telinga Hingga tak ada makna yang meluka Dan kata... Kata akan tetap menjadi kata Dalam benakku, dalam benakmu, Kata akan tetap menjadi kata Dan hanya kita masing-masing yang paham Bagaimana kata itu bersuara meski ia tak bertemu telinga                                                                                                   Kamar Kost, 30 November 2014 PENJELASAN IDE: Wah, tiba2 nemu puisi lama nih! Setelah coba inget2, gw rasa gw dapet ide nulis ini karena liat dari keadaan sekitar gw saat itu. Intinya, ini puisi artinya: ketika lo ga ungkapin apa yang lo rasa, maka perasaan lo itu hanya lo yang tahu. Kalo orang lain pun melakukan hal ya...

Coba Ceritakan

Jika masih ada angin yang berbisik lembut, Kenapa kamu memilih diam? Jika masih ada tumbuhan yang bergoyang untuk menyapa, Kenapa senyum milikmu hilang? Jika masih ada udara yang mau mampir ke tubuh, Kenapa memilih akhiri hidupmu? Jika masih ada Tuhan yang siap memeluk erat, Kenapa kamu tetap merasa sendirian? Coba ceritakan... Sebenarnya apa yang membuatmu bahagia? BSD, 15 Mei 2016

Refleksi

Setiap hari kau sediakan waktu sunyi untuk kau berdiam diri, bertanya dalam hati, dan mencari jawab atas resah diri. Hasilnya, Sesekali kau rasakan kelegaan Sesekali kau rasa tetap gelisah Sesekali timbul lebih banyak pertanyaan Tidak apa, Setidaknya kau telah mencoba setiap hari... BSD, 9 Mei 2016